Dia menatapku dan berkata,
“ Aku membencimu,
Membenci semua yang ada padamu
Kamu contoh sempurna ketidaksempurnaan
Imajinasi terendah dari keindahan manusia
Kegagalan terbesar yang pernah tercipta
Penjelmaan dari arti kebodohan
Kenyataan yang begitu nyata menyakitkan
Bantulah dunia dan enyahlah
Menghilang dari pandanganku
Keberadaanmu menyesakkan
Denganmu,
Keramaian terasa memekakkan
Kesunyian terasa membunuh
Sungguh,
Kamu adalah sesuatu yang salah”
Dia tersenyum sinis dan terus menatapku
Terus
Menatapku
Bayangan
Di
Cermin
Itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar