Temanku, sahabatku..
Sadarkah kalau kita berada di bumi yang sama. Di bawah langit yang sama, dan kita adalah manusia yang sama? Tidak ada yang berbeda diantara kita. Tidak ada yang perlu dipertentangkan diantara kita. Tidak ada yang perlu dipertikaikan diantara kita. Tidak ada yang perlu kita besar-besarkan untuk mengatakan bahwa aku berbeda darimu. Kita semua adalah anak dari Tuhan yang sama. Ciptaan dan pancaran dari ruh Ilahi yang sama. Sama-sama hidup di bumi yang sama. Lalu kenapa kita harus membesar-besarkan bahwa kita berbeda dari yang lain. Membesar-besarkan bahwa kita lebih suci dari yang lain, bahwa kita lebih baik dan mulia? Bahwa agama dan keyakinanku lebih baik dari agama dan keyakinanmu. Kenapa kita harus merendahkan teman dan sahabat kita sendiri dengan menganggap mereka kafir dan tidak akan masuk sorga hanya karena ia tidak seagama dan sekeyakinan dengan kita.
Bukankah kita yang sama-sama hidup di bumi yang sama, di bawah langit yang sama dan berasal dari pancaran Ilahi yang sama, sudah selayaknya saling mencintai dan saling berbagi. Saling mencintai dan memberikan yang terbaikl bagi siapapun diatara kita. Tidak peduli kau beragama apa. Tiak peduli kau bersuku atau berkebangsaan apa. Apakah kau Muslim, kau Hindu, Kristen, Katolik, Budha, atau Sikh. Apakah kau orang Amerika, Inggris, Arab, Cina, India, Eropa, Yahudi. Atau apapun label yang kau miliki. Bukankah seharusnya kita saling mencintai dan menjaga satu sama lain? Bukankah hidup dalam cinta dan peduli satu sama lain adalah sebuah kehidupan yang indah kawanku, sahabatku.
Aku tidak membencimu hanya karena kau Kristen, Katolik, Hindu atau Budha. Aku tidak membenciu hanya karena kau warga Amerika atau Israel atau negara manapun yang memiliki kebijakan yang tidak bersahabat. Aku tidak membencimu karena itu. Yang ku tolak dan tidak ku setujui hanyalah tindakan dan sikap yang tidak membangun. Sikap dan tidakan yang membuat orang lain susah dan menderita. Sikap dan tidakan yang tidak sesuai dengan hati dan jiwa manusia. Aku tidak membencimu, aku hanya tidak setuju dan sikap dan tindakanmu. Hanya itu saja. Meskipun aku tidak setuju dan tidak suka dengan tindakanmu atau negaramu, namun sebenarnya aku tidak membenci dirimu atau orang senegara atau seagama denganmu. Aku tetap mencintamu sebagaimana aku mencintai saudaraku, temanku, maupun keluargaku.
Bukankah dunia ini akan sungguh indah jika kita bisa bersikap demikian?
Aku tahu dan sadar, engkaupun pasti akan merasakan perasaan yang sama. Merasakan getaran jiwa yang sama. Karena kita satu dan sama. Kita hanya berbeda tubuh dan badan. Namun sesungguhnya kita satu dan sama.
Mencintai dirimu adalah mencintai diriku sendiri. Membenci dirimu sama dengan dengan membenci diriku sendiri. Aku mencintai dirimu sebagaimana aku mencintai diriku sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar