Selasa, 30 Juli 2013

mawar

Terangkai cinta untuk orang tua kami Terangkai kasih untuk orang tulus menasihati kami Terangkai sayang untuk cinta kita yang akan terus bersemi Kenapa harus terucap kata Kata yang cukup pedih kami rasa dihati Meneteskan air mata tatkala engkau yang kami cinta Mengajak kami menutup mata atas cinta yang mulai bersemi Fatwa ini Al Hafidz ibnu Hajar: "Para fuqoha telah bersepakat wajibnya menaati penguasa yang menang (dalam revolusi), Dan bahwa menaatinya lebih baik dari pada melawannya, Karena itu lebih menahan tertumpahnya darah dan fitnah (Fathul baari 13/7) Begitu pedih ketika kau tujukan kepada kami Apa salah kami? Bukan maksud hati inginkan darah ini tertumpah Bukan maksud hati anak-anak kehilangan jiwa sang ayah Bukan maksud hati mengalirkan air mata ummu muslimah Tapi kami hanya ingin menuntut hak kami Hak kami yang ingin mengembalikan kejayaan islam di bumi ini Kami tak paham Kami tak paham maksud menaati penguasa yang menang Kami tak paham maksud menaatinya lebih baik dari melawannya Kami tak paham itu menahan tertumpahnya darah dan fitnah Kami tak paham Kenapa hal itu ditujukan pada kami? Kami tak paham Kenapa hal ini tak disampaikan jauh Jauh ketika mereka berkumpul ingin menjatuhkan kami Kenapa hal ini tak kau sampaikan Pada mereka jiwa-jiwa yang tak ingin menaati kami sebagai pemenang Pada mereka jiwa-jiwa yang tak ingin menaati kami dan memilih melawan Pada mereka jiwa-jiwa yang sesungguhnya sangat nikmat ingin menumpahkan darah kami dan senang menyebarkan fitnah Dan itu jauh Jauh sebelum ‪#‎sekuntummawar‬ memimpin negri yang terdzalimi Kami tak paham SUngguh, kami tak paham Benarkah Allah tak ridha dengan jalan ini? "Ya.. Allah.. JalanMu lah yang terbaik.. Jalan yang dititi oleh para Nabi dan Rasul.. Jalan ilmu dan amal.. Jalan tauhid dan ittiba'.." Kami tak paham Benarkah ini bukan jalan yang terbaik Benarkah ini bukan jalan yang dititi oleh para Nabi dan Rasul Benarkah ini bukan jalan ilmu dan amal Benarkah ini bukan jala tauhid dan ittiba Benarkah ini bukan jalan MU, Ya Allah... Sementara tak sedikit ulama dan syaikh Yang lagi dalam ilmunya Yang lagi luas pemahamannya Terjun dan bergabung bersama mengembalikan mekarnya Wahai cinta yang kami rindui nasihatnya Bukan maksud hati melukaimu dengan ini Bukan maksud hati membantahmu yang kami hormati Tapi inilah jalan kami Jalan yang dititi oleh para Nabi dan Rasul.. Jalan ilmu dan amal.. Jalan tauhid dan ittiba'.. Jalan yang terbaik yang dipilihkan Allah untuk kami' Doakan kami Doakan kami orang tua kami Doakan kami mohon diampuni Jika jalan tuan yang lebih baik dari jalan kami.

Tidak ada komentar: