Senja telah barganti malam
desir angin membisikkan kerinduan
kutulis lagi kata-kata rindu
ku tuliskan tak henti-henti walau tak berarti
Seperti ilalang yang merindukan terpaan angin
seperti lautan yang merindukan sapaan ombak
tak cukup kata tuk kulukiskan
tentang kerinduanku padamu
Kekasih walau tubuh berbasuh peluh
tak pernah jemu aku dihujam rindu
hatiku tak pernah melangkah
tak pula pindah ke lain hati..
Karena.. rinduku biru
sebiru langit tanpa awan
Untukmu yang merubah malamku jadi siang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar